HEARDER IKLAN

Banner Iklan Sariksa

2 Hari Jelang Lebaran, Pemudik Mulai Padati Pelabuhan Tobaku Kolaka Utara

INFOKOLUT.COM, LASUSUA– 2 Hari menjelang Idulfitri, pelabuhan Tobaku Kabupaten Kolaka Utara mulai dipadati pemudik yang hendak kembali ke kampung halamannya untuk merayakan lebaran.

Lonjakan penumpang terjadi sejak pagi  hari, dengan antrean  di loket pembelian tiket dan area tunggu yang dipenuhi pemudik.

Pantauan infokolut, sejak pukul 10.00 WITA pemudik mulai berdatangan dengan barang bawaan. Antrean ramai, terutama di loket pembelian tiket. Banyak dari mereka memilih duduk di area pelabuhan, bahkan menggelar tikar untuk beristirahat sambil menunggu keberangkatan kapal.

Suasana di ruang tunggu terlihat padat. Pemudik duduk di lantai bersama barang bawaan mereka, mulai dari koper hingga kardus berisi perlengkapan perjalanan. Beberapa terlihat berbincang, sementara lainnya  beristirahat. 

Di luar pelabuhan, hiruk-pikuk pemudik semakin terasa. Para penumpang berjalan tergesa menarik koper mereka, sementara kendaraan berlalu-lalang mengantarkan penumpang. 

Antrean panjang di loket penukaran tiket menjadi pemandangan umum. Seorang pria tampak bersabar menunggu giliran sambil memegang koper besar. Petugas pelabuhan bekerja cepat melayani penumpang yang terus berdatangan, sementara pemudik lain membawa barang dalam kardus dan tas besar, bersiap menempuh perjalanan jauh.

Sementara itu di dermagaTerlihat  sejumlah kendaraan yang akan menaiki kapal tengah mengantri. Mulai dari kendaraan roda 2 hingga roda 4.

Keterangan Foto :
    Keterangan Foto : Aktivitas  pelabuhan Tobaku Kolaka Utara


#Mudik ke Kampung Halaman, Lebaran Bersama Keluarga.

Salah satu pemudik yang turut dalam arus mudik ini adalah Rosmani (37), warga Kendari yang tiap tahun pulang kampung ketika lebaran tiba.

"Saya sudah lama tinggal dan kerja di Kendari, tapi saya asli Luwu. Hari lebaran ini mau pulang kampung kumpul keluarga disana" ujar Rosmanix saat ditemui di pelabuhan, Jum'at (28/3/2025).

Rosmani telah menunggu keberangkatan kapal sejak pukul 01.00 siang. Ia menempuh perjalanan dari rumahnya di Kendari ke pelabuhan tobaku sekitar 6 jam. Dari sana ia berangkat bersama keluarga menggunakan kendaraan roda 4. Setibanya di Pelabuhan ia langsung melakukan pembelian tiket kemudian menunggu keberangkatan kapal Kamelia yang akan membawanya ke pelabuhan Bansalae, Wajo, Sulawesi Selatan. 

Dikatakan Rosmani, mudik menggunakan kapal laut lebih murah dan lebih efisien waktu. 

"Pokoknya naik kapal laut itu seru. Efisien waktu, dan banyak pengalaman yang bisa dirasakan," tutupnya dengan senyum.

Kontributor : Hamsul